Tips Menghadapi Tes Kesehatan

tips menghadapi tes kesehatan kerjaPada kesempatan kali ini saya ingin sedikit share tentang tips menghadapi tes kesehatan pada saat seleksi kerja. Tes kesehatan ini adalah tes terakhir dari bagian tes kerja mulai dari tes administrasi, psikotes, bahasa inggris, tes FGD, wawancara. Sangat sayang sekali jika kita telah lulus semua rangkaian tes dan hanya menyisakan tes kesehatan tetapi tes kesehatan nya gagal….zzzzz..rasanya seperti dunia ini tak adil. Apa saja sih yang di uji ketika tes kesehatan ini?

Biasanya kita sering sekali melihat jobseeker yang pada kehidupan sehari hari nya terlihat sehat tetapi ketika tes kesehatan gagal, sedangkan disisi lain ada jobseeker yang setiap hari nya merokok malah lolos dalam tes kesehatan … ternyata memang pada tes kesehatan ini sebagian besar jobseeker yang gagal itu banyak terhambat pada kesehatan yang tidak terlihat secara visual, seperti: buta warna, hepatitis, kolesterol, asam urat, diabetes. Penyakit-penyakit seperti ini lah yang tidak akan terasa ketika di kehidupan sehari-hari. Dan memang tidak aneh jika banyak yang gagal pada tes kesehatan, Anda tahu sendiri kan sebagaian besar kehidupan dari mahasiswa itu seperti apa, siang jadi malam dan malam jadi siang. Di kondisi yang lain seperti hepatitis A dan C serta buta warna penyebabnya adalah faktor genetik.

Berikut ini adalah macam-macam bagian dari tes kesehatan!

Tes urine

Mungkin ada sebagian kita yang tidak mengerti kata “urine”, maka sedikit penjelasan dari saya, urin adalah air seni atau air kencing. Pada umumnya, tes urin menguji keberadaan zat-zat yang seharusnya tidak terdapat dalam urine. Misalnya, protein, zat gula, bakteri, kristal-kristal tertentu dalam jumlah yang besar. Tes urine juga digunakan untuk mendeteksi  kehamilan serta zat-zat narkoba. Penyakit yang dapat dideteksi melalui tes urine ini cukup banyak, antara lain penyakit ginjal, diabetes (kencing manis), gangguan hati (lever/hepatitis), eklampsia (pada wanita hamil). Untuk meminimalis semua resiko yang ada maka sebaiknya Anda memperbanyak istirahat dan minum air putih. Disamping itu juga, Anda sebaiknya jangan mengkonsumsi obat-obatan 1 hari sebelum tes urin dilaksanakan.

Tes darah

tips menghadapi tes kesehatan1

Pada pemerikasaan darah ini adalah untuk memperkuat hasil dan kesimpulan tes urin, disamping itu juga tes pemeriksaan darah dilakukan untuk memastikan apakah Anda pengidap penyakit yang menular dan HIV/AIDS serta akan diperiksa juga tekanan darah Anda. Pada pemeriksaan darah, bagi pria akan diketahui apakah dia seorang perokok berat atau tidak dan ini juga akan dilanjutkan dengan scanning bagian tubuh dalam untuk memperkuat kesimpulan. Jika Anda adalah seorang perokok maka kurangi konsumsi rokok Anda sementara sebelum tes kesehatan apabila Anda ingin berhenti secara total maka itu lebih baik, olahraga yang rutin pada pagi hari atau di sore hari. Selain itu tes darah juga menguji kolesterol, asam urat, dan diabetes. Untuk Anda yang mempunyai kolesterol yang tinggi, sebaiknya Anda mengurangi makanan yang berminyak dan jangan makan bebek serta telor puyuh, makan sayur-sayuran atau konsumsi oatmeal. Jika Anda sedikit tidak menyukai oatmeal Anda bisa mencampurnya dengan buah apel. Selain mengatur menu makan, Anda juga bisa mengatur waktu makan, makan lah pada saat makan malam di sore hari sekitar jam 5 atau jam 6 karena sistem penyerapan kolesterol pada tubuh kita tersebut terjadi pada saat jam 11 malam. Di samping itu Anda juga bisa mengkonsumsi susu murni atau susu ultramilk.

Tes tekanan darah

Pada proses tes kesehatan kerja, hal pertama yang pasti dilakukan yaitu memeriksa tekanan darah, Tujuan dari pemeriksaan tekanan darah ini adalah untuk mengetahui jantung Anda sehat atau tidak. Tekanan darah akan  merujuk kepada tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri darah ketika darah di-pompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. Tekanan darah yang normal adalan 80-120 mmHg (sumber:wikipedia).

Untuk membuat tekanan darah Anda normal ketika tes kesehatan adalah  sebaiknya Anda tidur lebih awal sekitar jam 9 malam dan hindari makan daging kambing serta minumlah susu bear brand

 Tes paru-paru

Tes kesehatan paru-paru sendiri ada dua macam yaitu tes spirometri dan tes fisik menggunakan rontgen. Tetapi pada tes kesehatan kerja banyak yang hanya meguji kesehatan paru-paru secara fisik melalui rontgen. Jika Anda termasuk dalam golongan perokok aktif  maka pada hasil rontgen nya nanti akan terdapat flek-flek putih yang menAndakan Anda adalah seorang perokok, untuk mengatasi hal tersebut maka Anda bisa memakan kecap hitam 2-3 sachet satu jam sebelum proses wawancara kerja berlangsung, hal ini sangat berguna untuk menutupi rongga yang memang terlihat ketika rontgen atau Anda bisa meminum air kelapa muda beberapa hari sebelum tes kesehatan secara rutin hingga tes paru paru. Selain itu, ada baiknya juga jika Anda para perokok meminum air yang bersoda serta campurkanlah dengan susu setiap harinya, dan hal tersebut bisa Anda lakukan selama satu minggu minimal sehari dua gelas, dan ingat maksud soda disini bukanlah soda yang memiliki warna atau pun rasa.

Tes kesehatan mata

tips menghadapi tes kesehatanTes kesehatan mata dibagi menjadi 2 macam yaitu tes kesehatan mata dan tes kelainan mata. Pada tes kesehatan mata akan menguji gangguan pada penglihatan, seperti mata minus atau pun mata plus. Dikarenakan Anda pastinya akan dihadapkan dengan serangkaian tes dengan melihat jauh dekat suatu objek huruf serta angka di mulai dari yang besar sampai bentuk yang kecil. Untuk menghadapi tes ini Anda bisa berlatih terlebih dahulu sebelum tes kesehatan dan Anda bisa berlatih secara online disini. berbeda dengan tes kesehatan mata, Tes kelainan mata akan menguji apakah Anda buta warna atau tidak. Pada pengujian buta warna ini, Anda diminta untuk menyebutkan angka-angka yang ada di dalam sebuah kotak. Selain itu, Anda juga diminta untuk menunjukkan jalur jalur yang ada di dalam kotak tersebut. Untuk menghadapi tes ini, Anda bisa berlatih secara online sebelum tes kesehatan dan Anda bisa mendownload nya disini. Selain itu, Anda juga bisa mempelajari buta warna tersebut dari situs buta warna seperti: solusibutawarna.com atau yang lainnya.

Jika artikel ini bermanfaat buat Anda, mohon untuk di Share because “Sharing is Caring”

COMMENTS

Loading Facebook Comments ...