Tips Menghadapi Tes FGD

tips menghadapi tes FGDPada kesempatan ini, saya ingin berbagi tips menghadapi tes FGD kepada Anda berdasarkan pengalaman saya dulu ketika mengikuti tes FGD di sebuah open recruitment perusahaan. Di dalam serangkaian tes seleksi masuk di sebuah perusahaan ada beberapa tes yang menjadi momok untuk orang-orang yang cenderung pemalu dan tidak suka berbicara yaitu tes yang mengAndalkan communication skill contoh nya interview psikolog ataupun interview user, tes FGD (forum group discussion), dan presentasi pada dewan direksi di sebuah perusahaan.

Sebelum memulai lebih jauh, lebih baik kita mendefinisikan terlebih dahulu apa itu FGD? Forum group discussion (FGD) adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengukur karakter seorang pelamar saat bekerja di dalam sebuah team, apakah ia memilki sifat destruktif terhadap team seperti agresif dan mendominasi ataukah ia memiliki sifat yang kondusif  seperti berperan aktif menyampaikan ide dan solusi atas permasalahan kelompok.

Pada tes FGD , semua peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok dan masing-masing kelompok tersebut  terdapat 6 hingga 7 orang. FGD biasanya berlangsung 20 menit hingga 30 menit dan  tema masalah yang diberikan biasanya tentang survival suatu kelompok dalam kondisi ekstrim, contohnya: kapal laut yang sedang bermasalah di tengah laut bagaimana cara menyelematkan penumpang-penumpang yang ada di dalam nya, selain itu juga bisa bertemakan tentang pendidikan, ekonomi, dan politik.  Tes FGD  ini cukup menantang karena Anda tidak boleh terlalu mendominasi dan juga tidak boleh terlalu pendiam. Kenapa mendominasi tidak disukai oleh perusahaan?takut nya suatu saat nanti Anda menciptakan ketidakstabilan di perusahaan mereka.

Kenapa FGD itu penting pada tes masuk sebuah perusahaan?

Di dalam dunia kerja , kerja sama tim sangat sangat dibutuhkan karena semua aktivitas disana tidak bisa dilakukan secara individu. Pada tes FGD ini perusahaan ingin menilai bagaimana Anda akan tampil jika nanti Anda bekerja di perusahaan mereka dan seberapa baik Anda berkomunikasi dengan orang lain. Selain itu, perusahaan juga ingin memastikan bahwa Anda bisa bekerja secara efektif di dalam tim.

Berikut ini ada beberapa tips buat Anda ketika mengikuti tes FGD:

  1. Pilih lah salah satu dari kelompok Anda yang menjadi pimpinan rapat /moderator dan notulen. Jangan saling tunjuk sesama peserta!cukup kesadaran saja. Biasanya pembagian peran ini tidak ada instruksi dari tim penilai karena tim penilai ingin melihat inisiatif dari masing-masing peserta dari kelompok tersebut. Biasanya yang jadi moderator atau notulen mendapatkan poin plus tersendiri.
  2. Jika Anda menjadi pimpinan rapat maka atur lah forum Anda agar semua peserta di beri kesempatan berbicara, aturlah alur forum tersebut jangan sampai ketika solusi dari masalah sudah mau diputuskan tetapi karena ada satu peserta yang tidak setuju maka jangan kembali ke awal permasalahan lagi karena akan menghabiskan waktu, sebagai pimpinan rapat Anda harus mencegah hal itu terjadi. Ketika Anda menjadi pimpinan rapat, sebenarnya Anda tidak punya kewajiban untuk menyampaikan ide, Anda cukup menyampaikan akar masalah dan bisa menyimpulkan semua ide dari semua peserta  sehingga tercapailah solusi terbaik dari kelompok Anda. Selain itu, Anda juga harus mengawasi waktu, usahakan sudah mendapatkan solusi sebelum waktu yang ditentukan habis .
  3. Jika Anda menjadi notulen maka Anda harus cermat menulis pendapat masing-masing peserta, setelah semua tercatat bacalah hasil catatan Anda sesaat sebelum  forum ditutup.
  4. Jika nanti tidak ada yang berinisiatif dari kelompok  Anda untuk menunjuk pimpinan rapat dan notulen karena semua peserta dari kelompok Anda baru pertama kali ikut tes FGD maka Anda sebaiknya mengambil sikap  diplomatis ketika forum berjalan. Jika ada peserta yang mendominasi forum, cobalah Anda dengarkan dia dulu dan ketika ada kesempatan berbicara  cobalah Anda menyampaikan ide Anda dan ketika Anda sudah selesai berbicara coba Anda tawarkan kesempatan kepada peserta lain untuk berbicara tetapi jangan tawarkan kesempatan berbicara lagi kepada peserta yang dominan di awal, agar semua peserta mendapatkan kesempatan untuk berbagi pikiran mereka. Bersiaplah untuk berkompromi demi kebaikan kelompok.
  5. Percaya diri! usahakan secepat mungkin menguasai materi dan mencari akar permasalahan  study case yang diberikan dari tim penilai.
  6. Berbicaralah dengan sopan ketika Anda menyampaikan ide Anda. Dalam penyampaian ide, coba Anda jelaskan ide Anda itu apa, kelebihan dan kekurangan ide Anda serta jelaskan bagaimana cara menerapkan ide Anda pada permalahan tersebut.
  7. Pertahan kan ide Anda jika Anda merasa sangat yakin dengan alasan-alasan Anda. Namun jika Anda ragu terhadap ide Anda maka terbukalah terhadap masukan dari peserta lain ketika ide Anda ditolak dan tetap dukung kesepakatan bersama.

Jika artikel ini bermanfaat buat Anda, mohon untuk di Share because “Sharing is Caring”

COMMENTS

Loading Facebook Comments ...