Teknologi 4G

Air Interface 4G

Gambar 5 - Air Interface 4G (blog.parts-people.com)

Gambar 5 – Air Interface 4G (blog.parts-people.com)

Anda mungkin belum berhenti untuk mempertimbangkan “bahasa” apa yang digunakan oleh ponsel Anda. Yang disebut “bahasa” adalah Air Interface atau Media udara, yaitu: protokol komunikasi standar yang digunakan perangkat mobile Anda untuk berkomunikasi dengan base station atau BTS.

Jika Anda pernah melihat iklan smartphone, Anda telah melihat banyak singkatan untuk berbagai macam Air Interface, seperti: 4G LTE, 4G WiMAX (World wide Inter operability for Microwave Access), 4G HSPA+ (High SpeedPacket Access) dan masih banyak lagi. Air Interface memiliki satu unsur utama dengan suatu kesamaan, yaitu: koordinat lalu lintas jaringan, ia memberitahu perangkat ketika mengirim dan menerima data. Tapi mereka memiliki perbedaan dalam bagaimana cara mereka mengerjakan tugas ini.

Sistem 4G WiMAX mirip dengan protocol Wifi rumahan atau kantoran. Hal ini sebagian besar jatuh di pinggiran karena kebanyakan operator memilih antarmuka lain seperti LTE dan HSPA+. Dengan 4G LTE, perangkat dapat mengirim dan menerima secara bersamaan karena mereka menggunakan frekuensi yang berbeda untuk tugas-tugas ini. LTE menggunakan OFDM (orthogonal frequency division multiplexing) yang membagi sinyal menjadi data stream paralel yang berjalan melalui sub-channel radio. Lalu sinyal ini akan disatukan oleh prosesor di ujung yang lain. 4G LTE dan 4G HSPA+ juga menggunakan metode lain yang disebut MIMO (Multiple Input Multiple Output). MIMO mengandalkan beberapa antena dan pemancar di telepon dan base station yang memungkinkan transmisi upload dan download secara bersamaan.

Bagaimanapun juga,4G LTE akan terus digunakan untuk sementara waktu. Jaringan LTE disebut evolusi jangka panjang karena banyak operator yang ingin tetap menggunakan teknologi ini untuk waktu yang lama, daripada menghabiskan banyak uang untuk meng-upgrade infrastruktur setiap beberapa tahun. LTE dianggap sebagai pilihan jangka panjang yang baik karena lebih mudah untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja yang lebih besar.

Pada saat ini, Anda tidak akan menemukan jaringan 4G LTE yang murni. Sebaliknya, hampir semua operator masih mencampur 3G dan 4G, dan bahkan teknologi 2G. Di banyak daerah, cangkupan 2G, 3G, dan 4G tumpang tindih satu sama lain. Anda dapat melihat simulasi cakupan dengan peta interaktif di OpenSignalMaps. Akibatnya, yang disebut ponsel 4G pun datang dengan chip 3G sehingga mereka hanya dapat mengakses jaringan 3G dan 3G+.

COMMENTS

Loading Facebook Comments ...