Prinsip Kerja Power Steering

Prinsip Kerja Power Steering

Power Steering merupakan salah satu jenis dari peralatan hidrolik yang menggunakan tenaga mesin untuk mengurangi usaha kemudi. Konsekuensinya, putaran mesin digunakan untuk menggerakkan pompa yang digunakan untuk meningkatkan tekanan fluida, dan tekanan ini akan menggerakkan piston dalam gearbox sehingga piston akan membantu pada bagian shaft (poros) roda. Jumlah dari tenaga tambahan bergantung pada perpanjangan dari tekanan fluida yang menggerakaan piston. Jika butuh banyak tenaga tambahan, maka tekanan fluida harus ditingkatkan. Variasi dari tekanan fluida diatur oleh sebuah control valve (katup pengatur) yang terhubung pada tengah poros dan poros utama kemudi. Control valve akan bergerak berdasarkan putaran roda kemudi. Lebih detailnya  berikut penjelesannya

Posisi Netral (Straight-Ahead Position)

Fluida dari pompa dialirkan menuju katup pengatur (control valve). Jika control valve berada dalam kondisi netral, semua fluida akan mengalir melalui control valve menuju relief port (saluran pembebas) dan kembali lagi ke pompa. Pada kondisi ini, tekanan akan sulit terbentuk dan karena tekanan pada power piston adalah sama untuk kedua sisi, maka piston tidak akan bergerak ke salah satu arah.

Power steer

Gambar 7- Power Steering Posisi Netral (personal.utulsa.edu)

Kondisi Berbelok

Pada saat poros utama kemudi dibelokkan pada salah satu sisi, maka control valve juga akan terbuka dan menutup salah satu saluran fluida. Pada saluran yang lain akan membuka , hal ini menyebabkan perubahan volume aliran fluida dan pada saat yang sama, tekanan akan terbentuk. Konsekuensinya, sebuah perbedaan tekanan terjadi antara kedua sisi dari piston dan piston bergerak pada arah yang memiliki tekanan yang lebih rendah sehingga fluida dalam silinder akan dikembalikan menuju pompa melalui control valve.

belok

Gambar 8- Power Steering Saat Belok (personal.utulsa.edu)

Jenis Hydraulic Power Steering

Terdapat beberapa jenis power steering, namun pada setiap jenis memiliki tiga bagian yang sama, yaitu: pompa, control valve dan power sillinder. Secara umum terdapat dua jenis power steering, yaitu:

Tipe Integral

Pada jenis power steering ini, control valve dan power piston terletak di dalam gear box. Jenis gear yang digunakan adalah recirculating ball. Komponen penyusun dari jenis power steering ini adalah sebagai berikut:

  • Vane pump yang membangkitkan tenaga hidrolik
  • Gear box yang berisi control valve, power piston dan steering gear
  • Tangki reservoir yang berisi fluida
  • Pipa-pipa yang mengalirkan fluida
  • Selang-selang fleksibel.
www.free-ed.net

Gambar 9- Tipe Integral Power Steering (www.free-ed.net)

Tipe Rack and Pinion

Pada jenis ini control valve power steering termasuk di dalam gear housing dan power pistonnya terpisah di dalam power cylinder. Pada tipe rack and pinion hampir sama dengan mekanisme tipe integral.

auto.howstuffworks.com

Gambar 10- Rack and Pinion Power Steering (auto.howstuffworks.com)

Jika artikel ini bermanfaat buat Anda, mohon untuk di Share because “Sharing is Caring”

Referensi:

  1. ken-gilbert.com
  2. personal.utulsa.edu
  3. www.g-w.com
  4. am.delphi.com

COMMENTS

Loading Facebook Comments ...