Prinsip Kerja Mobil Hybrid

Kelebihan dan Kelemahan Mobil Hybrid Dibanding Mobil Konvensional

  • Kelebihan

  1. Menurunkan Emisi. Penggunaan motor listrik dan mesin konvensional secara bersamaan dapat menurunkan tingkat emisi kendaraan secara signifikan. Hal ini dikarenakan penggunaan bahan bakar fosil yang jauh lebih sedikit dibandingkan mobil konvensional
  2. //

  3. Peningkatan Teknologi mutakhir dari mobil hybrid dapat meningkatkan beberapa indikator performa, seperti: kecepatan, tenaga, emisi dan efisiensi mesin.
  4. Regenerative braking. Setiap pengereman, energi akan dimanfaatkan lagi untuk mengisi baterai, sehingga tidak terbuang sia-sia menjadi energi panas seperti pada mobil konvensional pada umumnya.
  5. Menurunkan Tingkat Ketergantungan Terhadap Bahan Bakar Fosil. Seperti kita ketahui bahwa bahan bakar fosil adalah sumber daya yang tidak dapat diperbaharui. Mobil hybrid memerlukan bahan bakar fosil jauh lebih sedikit daripada mobil konvensional. Hal ini tentu diukur berdasarkan jarak, beban dan jenis mobil yang sama.
  6. Bobot yang Lebih Ringan. Pada umumnya, konstruksi mobil hybrid lebih ringan daripada mobil konvensional. Hal ini dikarenakan mesin menghasilkan getaran yang lebih kecil. Sehingga, tidak membutuhkan konstruksi yang relatif lebih berat seperti pada mobil konvensional untuk memberikan redaman atas getaran yang ditimbulkan mesin. Selain itu, sudah banyak mobil hybrid yang menggunakan material yang lebih ringan seperti komposit untuk konstruksi utamanya, seperti pada kabin.
  7. Harga Jual Aftersales yang Lebih Tinggi. Di luar negeri, masyarakat biasanya cenderung menghabiskan investasi untuk transportasi pada mobil hybrid. Karena mobil ini membutuhkan BBM yang jauh lebih sedikit. Sehingga biaya operasionalnya menjadi lebih murah.
  • Kekurangan

  1. Power yang Lebih Rendah. Bagi pecinta mobil dengan kecepatan dan akselerasi yang sangat tinggi seperti mobil sport, mobil hybrid kurang direkomendasikan. Karena mobil ini didesain lebih kepada aspek lingkungan dan nilai ekonomi, bukan untuk kecepatan dan akselerasi seperti pada mobil konvensional. Hal ini disebabkan karakteristik motor listrik yang mempunyai torsi awalan yang kecil.
  2. Kemampuan Handling yang Lebih Rendah. Hal ini lebih banyak disebabkan oleh titik berat gravitasi yang lebih tinggi daripada mobil konvensional. Desain distribusi beban pada mobil hybrid lebih kompleks daripada mobil pada umumnya. Mobil hybrid pada umumnya adalah mobil berpenggerak roda depan. Sehingga penempatan baterai yang paling aman adalah di belakang atau dibawah kabin penumpang belakang. Hal ini menyebabkan titik berat yang lebih tinggi sehingga kemampuan handling mobil hybrid dapat dikatakan lebih rendah daripada mobil konvensional.
  3. Harga yang Lebih Mahal. Di luar negeri, biasanya mobil hybrid berharga USD 5000–USD 10.000 lebih mahal daripada mobil konvensional. Hal ini disebabkan teknologi yang digunakan pada mobil hybrid jauh lebih kompleks daripada mobil konvensional.
  4. Biaya Perawatan Lebih Mahal yang disebabkan mobil hybrid memiliki dua mesin penggerak. Oleh karena itu, konstruksi transmisi pada mobil hybrid juga lebih rumit daripada mobil konvensional. Banyaknya sistem kontrol elektronik pada mobil hybrid juga berpengaruh pada biaya perawatan.

Jika artikel ini bermanfaat buat Anda, mohon untuk di Share because “Sharing is Caring”

Referensi:

  1. auto.howstuffworks.com
  2. www.rentalmobilbali.net
  3. tips-otomotif-terbaru.blogspot.co.id
  4. en.wikipedia.org
  5. www.livestrong.com
  6. solartoday.org
  7. www.ae.pwr.wroc.pl
  8. www.carsdirect.com

COMMENTS

Loading Facebook Comments ...