Prinsip Kerja Mobil Hybrid

Gambar - Mobil Hybrid (www.howstuffworks.com)

Gambar – Mobil Hybrid (www.howstuffworks.com)

Kita sudah pasti familiar dengan mobil yang menggunakan BBM (Bahan Bakar Minyak). Akhir-akhir ini, ramai diberitakan wacana penggunaan mobil bertenaga listrik sebagai alternatif transportasi yang ramah lingkungan. Artikel ini akan membahas gabungan antara dua teknologi di atas. Mobil hybrid dapat dikatakan sebagai teknologi mutakhir dalam bidang otomotif. Teknologi mobil ini memungkinkan penggunaan dua jenis sumber energi yang berbeda secara simultan. Pada umumnya, mobil hybrid menggunakan mesin pembakaran dalam (Internal combustion engine) dan motor listrik (Electric motor) sebagai dua mesin penggerak sekaligus. Mesin pembakaran dalam dapat menggunakan bahan bakar fosil, seperti: bensin, solar atau gas. Sedangkan bahan bakar motor listrik dapat berasal dari baterai, solar cell atau fuel cell.

//

Teknologi hybrid sebenarnya sudah dikembangkan sejak awal abad 20. Mobil hybrid pertama kali dibuat oleh Ferdinand Porsche (Wina, Austria) di tahun 1901. Ide Porsche adalah mengganti daya baterai lead acid yang sangat berat dengan mesin bensin yang relatif lebih ringan pada mobil listrik milik perusahaan tempatnya bekerja. Mesin bensin tersebut dihubungkan dengan sebuah generator untuk mengisi baterai yang lebih kecil, sehingga dapat mengurangi bobot mobil listrik tersebut. Pada tahun 1905, insinyur Belgia, Henri Pieper menggabungkan motor dan generator tersebut, sehingga menghasilkan motor yang dapat difungsikan sebagai generator melalui satu kontrol yang bertanggung jawab mengendalikan kapan saat motor berfungsi sebagai penggerak roda, dan kapan difungsikan sebagai generator, termasuk juga untuk keperluan regenerative breaking. Dia mendapat hak paten dari pemerintah AS untuk penemuannya tersebut pada tahun 1909. Pada tahun 1914, Hermann Lemp, seorang insinyur General Electric membuat suatu controller DC untuk mengontrol sistem diesel-elektrik pada lokomotif. Sejak saat itu, propulsi hybrid menjadi umum untuk kereta api, kapal laut dan kapal selam. Sedangkan teknologi hybrid untuk mobil baru diproduksi massal pertama kali pada tahun 1999, yaitu: Honda Insight.

Mobil Hybrid menggabungkan kedua sumber tenaga dengan dua metode yang berbeda, yaitu: Hybrid paralel dan Hybrid seri. Mobil hybrid tipe paralel bekerja dengan prinsip mesin konventional (mesin bensin) dengan mesin elektrik (motor listrik) yang dapat bekerja bersama-sama sebagai tenaga penggerak roda. Pada tipe ini, tangki dan mesin bensin terhubung ke transmisi secara independen sehingga mesin bensin dan mesin elektrik dapat menghasilkan energi gerak untuk menggerakkan mobil.

Pada hybrid tipe seri, berbeda dengan hybrid paralel, mesin bensin bekerja sebagai generator yang hanya berfungsi sebagai pengisi daya baterai. Mesin bensin tidak pernah langsung menjadi tenaga penggerak kendaraan. Secara umum, sistem kerja pada hybrid seri dimulai dari tangki bensin yang menyuplai bensin ke mesin yang selanjutnya menyuplai tenaga ke generator, lalu tenaga yang dihasilkan generator didistribusikan ke baterai dan mesin elektrik.

Pada mobil hybrid tipe seri maupun paralel, energi pengereman dapat diubah untuk menggerakkan motor listrik yang difungsikan sebagai generator, sehingga dapat digunakan untuk mengisi daya pada baterai. Sistem ini dinamakan Regenerative Breaking. Berikut penjelasan lebih detail mobil Hybrid tipe paralel dengan tipe seri:

COMMENTS

Loading Facebook Comments ...