Prinsip Kerja Mikrokontroler

Prinsip Kerja Mikrokontroler

Prinsip Kerja Mikrokontroler

Pada era digital ini, teknologi berkembang dengan sangat cepat dalam membantu aktivitas kita sehari-hari. Mulai dari memasak, mengemudi kendaraan, berkomunikasi menggunakan smartphone bahkan sekarang google telah menciptakan mobil pintar yang bisa membawa kita ke tujuan kita tanpa adanya pengemudi untuk mengendarai mobil tersebut secara aman dan safety. Semua teknologi ini tidak lepas dari suatu alat yang bernama mikrokontroler.

Semua peralatan yang berhubungan dengan aktivitas kita hampir semua nya memiliki mikrokontroler, contohnya: Handphone yang selalu kita gunakan untuk berkomunikasi, layar LCD, mobil, motor, kamera digital serta masih banyak peralatan yang lain tapi intinya adalah setiap perangkat elektronik yang mempunyai “remote control” hampir pasti mengandung mikrokontroler. Meskipun dalam kehidupan sehari-hari kita selalu berhubungan dengan alat ini, masih banyak orang-orang yang belum mengetahui apa itu mikrokontroler? bagaimana alat ini bekerja? Pada artikel ini, kita akan mencari tahu tentang mikrokontroler sehingga Anda dapat memahami apa itu mikrokontroler dan bagaimana alat ini bekerja.

Pada dasarnya, mikrokontroler adalah suatu perangkat yang mengintegrasikan sejumlah komponen dari sistem mikroprosesor ke dalam sebuah microchip tunggal. Ada tiga komponen utama dari mikrokontroler, yaitu: processor CPU, memory dan input/output (I/O)

Prinsip Kerja Mikrokontroler 1Selain itu, kebanyakan mikrokontroler pada umumnya juga dilengkapi oleh fitur-fitur lain, seperti:

  • Modul Timer berfungsi untuk melakukan proses dari fungsi-fungsi yang berhubungan dengan “jangka waktu atau range waktu”.
  • Sebuah “Serial Port” yang berfungsi untuk melakukan komunikasi data dengan mikrokontroler yang lainnya atau PC computer.
  • Modul ADC berfungsi untuk menerima input data analog

Prinsip Kerja Mikrokontroler 2

Gambar di atas merupakan deskripsi umum dari suatu mikrokontroler beserta komponen di dalamnya. Sekarang kita akan membahas bagaimana konsep dasar dari tiga komponen utama mikrokontroler tersebut bekerja:

1. Memory Mikrokontroler

Prinsip Kerja Mikrokontroler 3“Memory” pada mikrokontroler terdiri dari ROM dan RAM:

  • ROM (Read-only memory)

Read Only Memory (ROM) adalah jenis memori yang digunakan untuk menyimpan program secara permanen yang sedang dieksekusi. Ukuran program yang dapat ditulis tergantung pada ukuran memori. Memory ROM ini berjenis non-volatile momory, yang berarti data yang tersimpan tidak akan menguap (hilang) ketika catu daya nya dimatikan. Oleh sebab itu, memory ini digunakan untuk menympan program utama dari suatu sistem. ROM ini bisa terletak di dalam unit mikrokontroler atau juga bisa ditambahkan sebagai memory eksternal. Ukuran ROM berkisar dari 512 Bytes hingga 64 KB. Memory Room ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu: EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) dan EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory). Memory EEPROM dapat menyimpan data secara permanen, tetapi isinya masih bisa dihapus secara elektris memlaui program. Salah satu jenis EEPROM ini adalah Flash Memory.

  • RAM (Random-access memory)

Random Access Memory (RAM) adalah jenis memory yang digunakan untuk menyimpan data sementara dan hasil antara yang diciptakan dan digunakan selama mikrokontroler bekerja. Isi memory ini akan terhapus secara otomatis jika catu daya dimatikan. Oleh sebab itu, program utama tidak pernah disimpan di dalam RAM. Memory RAM ini memproses data yang tersimpan secara acak atau random.

2. Input dan Output (I/O) Mikrokontroler

Prinsip Kerja Mikrokontroler 4

Unit input output I/O bekerja sebagai penghubung antara CPU dengan alat-alat input seperti sensor atau tranducer dan juga sebagai penghubung dengan alat output seperti actuator. Unit I/O ini juga bekerja sebagai saluran komunikasi antara sistem CPU dengan sistem di luar. Biasanya untuk berkomunikasi keluar, unit I/O yang digunakan adalah I/O serial

3. Central Processing Unit (CPU)

Prinsip Kerja Mikrokontroler 5

CPU merupakan otak dari mikrokontroler. CPU ini memiliki beberapa fungsi, yaitu: mengoordiansikan seluruh operasi komputasi, melakukan operasi aritmatika, melakukan operasi logika dan mengendalikan kerja system tersebut secara keseluruhan.

CPU terdiri atas dua bagian, yaitu: unit pengendali (control unit) dan unit aritmatika dan logika (ALU). Fungsi utama unit pengendali adalah mengambil, mengkodekan dan melaksanakan urutan instruksi dari sebuah program yang tersimpan di dalam memory. Sedangkan, unit aritmatika dan logika (ALU) berfungsi untuk melakukan proses perhitungan matematis yang diperlukan selama program dijalankan serta mempertimbangkan suatu kondisi untuk pengambilan keputusan yang dibutuhkan pada instruksi-instruksi berikutnya.

Jika artikel ini bermanfaat buat Anda, mohon untuk di Share because “Sharing is Caring”

Referensi:

  1. www.mikroe.com,
  2. computing.unn.ac.uk

COMMENTS

Loading Facebook Comments ...