Prinsip Kerja Fiber Optik

Gambar 1 - Prinsip Kerja Fiber Optik (www.howstuffworks.com)

Gambar 1 – Prinsip Kerja Fiber Optik (www.howstuffworks.com)

Jika Anda di rumah memiliki telepon, internet atau TV kabel maka pastilah Anda sering mendengar kata fiber optik. Selain digunakan dalam teknologi informasi, fiber optik juga digunakan dalam dunia medical dan teknik pemeriksaan mesin. Artikel ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana cara kerja dari fiber optik yang hanya helaian setipis rambut manusia bisa mengirim informasi digital baik dekat maupun jauh.

Fiber optik adalah kumpulan serat kaca yang di-bundle menjadi satu gulungan kabel untuk mengirimkan informasi data digital dengan menggunakan cahaya. Elektron yang didapat dari energi listrik dikonversikan menjadi Photon (partikel cahaya) sehingga photon ini lah yang membawa informasi digital tersebut dengan kecepatan yang sangat tinggi dan juga dapat dibelokkan. Prinsip kerja fiber optik ini adalah kebalikan dari prinsip kerja solar cell dimana mengubah sinar matahari (photon) menjadi energi listrik (elektron).

Untuk analogi dari mekanisme transmisi datanya adalah seperti ini: Jika Anda ingin menerangi sebuah terowongan yang lurus maka Anda cukup menyalakan sebuah lampu sehingga cahaya lampu tersebut memancar lurus hingga terowongan menjadi terang. Berbeda jika terowongan tersebut berbelok-belok dan kita hanya memiliki satu sumber lampu, Anda harus meletakkan cermin pada belokan terowongan agar cahaya lampu tersebut dapat membelok menuju lokasi yang Anda inginkan.

Pada Fiber optik tunggal, ada empat komponen utama, yaitu :

  1. Core merupakan pusat dari serat kaca yang tipis yang digunakan sebagai media cahaya untuk bergerak.
  2. Cladding merupakan lapisan outer dari core yang berfungsi memantulkan cahaya kembali ke dalam core dimana keduanya terbuat dari material dielektrik.
  3. Buffer coating merupakan lapisan plastik yang melindungi serat dari kerusakan atau kelembaban.
  4. Jacket merupakan kabel yang berfungsi melindungi bundle-an yang tersusun atas ratusan atau ribuan serat optik.

Tipe–Tipe Fiber Optik

Gambar 2 - Tipe Fiber Optik (www.explainthatstuff.com)

Gambar 2 – Tipe Fiber Optik (www.explainthatstuff.com)

  1. Single-mode fibers merupakan jenis paling sederhana dari fiber optik dimana ia memiliki core yang sangat tipis dengan diameter sekitar 5–10 mikron. Dalam serat single-mode, semua sinyal bergerak lurus tanpa adanya pantulan dari cladding. TV kabel, internet dan sinyal telepon umumnya dilakukan menggunakan single-mode fiber dengan kemampuan mengirimkan informasi lebih dari 100 km.
  2. Multi-mode fibers merupakan tipe lain dari fiber optik dengan ukuran 10 kali lebih besar daripada single-mode. Pada multi-mode, Sinyal cahaya bergerak melalui core dengan jalur yang berbeda–beda. Kekurangan dari multi-mode fiber optik ini hanya mampu mengirim informasi jarak pendek yang biasa digunakan untuk menghubungkan jaringan computer.

Komponen Sistem Fiber Optik

Ketika Anda ingin memasang TV kabel di rumah, Berikut ini adalah komponen-komponen yang diperlukan ketika men-design sistem fiber optik:

  1. Transmitter berfungsi menghasilkan dan meng-encode sinyal cahaya
  2. Fiber optik
  3. Optikal regenerator berfungsi untuk memperkuat sinyal cahaya (untuk jarak jauh)
  4. Optikal Receiver berfungsi menerima dan me-decode sinyal cahaya.

Jika artikel ini bermanfaat buat Anda, mohon untuk di Share because “Sharing is Caring”

Referensi:

  1. computer.howstuffworks.com,
  2. www.explainthatstuff.com,

COMMENTS

Loading Facebook Comments ...