Instalasi Android Studio pada Windows

maxresdefault

Sebelum kita mengembangkan aplikasi Android, tentu kita membutuhkan alat-alat pengembangnya, yaitu: Developer Tool. Postingan kali ini akan membahas bagaimana menginstall Developer Tool yang dibutuhkan untuk mengembangkan aplikasi Android.

Pertama-tama, ada beberapa Sistem Operasi yang dapat mengembangkan Android, antara lain:

  • Microsoft Windows XP atau versi yang lebih baru.
  • Mac OS X 10.5.8 atau versi yang lebih baru dengan chip Intel.
  • Linux including GNU C Library 2.7 atau versi yang lebih baru.

Meskipun cara menginstall Android Studio pada berbagai system operasi tidak jauh berbeda, namun untuk tutorial kali ini akan dibahas menggunakan sistem operasi Windows.

Salah satu keuntungan menjadi developer Android adalah semua software (perangkat lunak) yang dibutuhkan untuk mengembangkan Android saat ini tersedia gratis dan dapat di-unduh  dari Website. Berikut adalah daftar software yang akan Anda butuhkan sebelum mulai mengembangkan aplikasi Android.

  • Java JDK5 atau versi terbaru
  • Java JRE 6 atau versi terbaru
  • Android SDK
  • Android Studio

Jadi, mari kita lihat bagaimana proses untuk menginstall aplikasi-aplikasi diatas.

Mengkonfigurasi JDK dan JRE

JDK adalah singkatan dari Java Development Kit sedangkan JRE adalah singkatan dari Java Runtime Environment. Kedua hal tersebut dapat Anda download dalam satu paketIkuti langkah-langkah di bawah ini untuk menginstall java pada PC Anda dengan mudah:

  1. Buka Tautan Ini, lalu klik pada logo download java
  2. Gambar 1 - Tombol Download ( Screenshot )Klik accept license agreement lalu download file sesuai Sistem Operasi Anda
  3. Gambar 2 - Pilihan Download ( Screenshot )Setelah selesai download, jalankan file instalasi seperti menginstall program pada umumnya.
  4. Gambar 3 - Instalasi Java ( Screenshot )Setting Environment Variables Path agar compiler komputer mengetahui dimana direktori Java tersimpan. Klik kanan My Computer -> Properties -> Lalu Masuk ke Advanced System Settings
  5. Gambar 4 - Advanced System Settings ( Screenshot )Klik tab Advanced lalu klik tombol Environment Variables di bagian bawah tab.
  6. Gambar 5 - Environment VariablesDi bagian System Variables klik tombol new lalu tambahkan sebuah sistem variable dengan variable name JAVA_HOME dan variable value adalah alamat direktori dari Java Anda.

                                     Direktori Java dapat ditemukan di:

Gambar 6 - Direktori Java ( Screenshot )

                Maka setelah kita melakukan hal-hal diatas akan terlihat seperti berikut:

Gambar 8 - System Variable ( Screenshot )

          Klik OK

  1. Lalu cari System Variable dengan nama Path dan edit variable value terdepannya dan tambahkan dengan %JAVA_HOME%/bin;Gambar 7 - Path ( Screenshot )

          Klik OK

  1. Buka Command Prompt dengan cara menekan tombol “Windows + R” lalu ketikkan “cmd”. Ketikkan java –version untuk mengetahui versi JRE dan javac – version untuk mengetahui versi JDK.

Gambar 9 - Berhasil ( Screenshot )

Jika tidak terlihat seperti gambar di atas maka artinya Anda belum menginstall JDK atau JRE dengan benar atau Anda belum mengubah Environment variable Path ke arah direktori Java. Jika ada masalah, jangan sungkan untuk menitipkan pertanyaan pada kolom komentar.

Menginstall Android Studio Bersama Android SDK

Android studio dapat di download melalui Tautan ini.

Gambar 10 - Mendowload Android Studio

Yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan sistem (system requirements) dari Android Studio yang tergolong cukup tinggi, yaitu:

  • Microsoft Windows 8/7/Vista/2003 (32 or 64 bit)
  • 2 GB RAM minimum, 4 GB RAM Recommended
  • 400 MB hard disk space
  • At least 1 GB for Android SDK, emulator system images and caches
  • 1280 x 800 minimum screen resolution
  • Java Development Kit (JDK) 7
  • Optional for accelerated emulator: Intel processor with support for Intel VT-x, Untel EM64T (Intel 64) and Execute Disable (XD) Bit Functionality

Setelah itu, lakukan instalasi pada Android Studio. Menginstall Android Studio sama seperti menginstall aplikasi biasa. Cukup menekan next dan next serta memilih folder dimana Android Studio akan dipasang dan dimana Aplikasi Android buatan kita akan disimpan.

Gambar 12 - Menginstall Android Studio

Setelah itu, kita tinggal menjalankan Android Studio dan memilih tema, saya sendiri memilih tema “darcula” karena terlihat keren.

Gambar 13 - Memilih Tema

Setelah memilih tema, Android Studio akan secara otomatis mendownload SDK (Software Developer Kit) Tools

Gambar 14 - Downloading SDK Components

Setelah menunggu cukup lama untuk mendownload Komponen SDK, maka Android Studio sudah dapat digunakan namun secara default Android Studio tidak menginstall semua paket yang Anda butuhkan untuk mengembangkan suatu aplikasi Android. Oleh karena itu, kita harus menginstall beberapa paket yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi Android.

Untuk menginstall paket ini, kita cukup membuka SDK Manager yang terdapat pada folder output Android (Direktori folder bagian bawah yang dipilih saat menginstall Android Studio). Setelah membuka SDK Manager dibagian kanan bawah, Anda akan menemukan tulisan Install X Packages. dalam kasus ini, Ada 16 packages.

Gambar 15 - Android SDK Manager

Setelah itu, Anda harus menunggu proses instalasi yang membutuhkan waktu yang cukup lama dan tergantung pada koneksi internet. Setelah selesai menginstall, Android Studio sudah dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android sesuai dengan kebutuhan Anda.

Gambar 16 -Android Studio

Jika artikel ini bermanfaat buat Anda, mohon untuk di Share because “Sharing is Caring”

Referensi:

  1. developer.android.com,
  2. www.tutorialspoint.com,
  3. docs.oracle.com,
  4. kaanmutlu.wordpress.com 

COMMENTS

Loading Facebook Comments ...