Apa Itu LPG?

pengetahuan dasar tentang LPGKita tentunya sering mendengar istilah LPG dalam kehidupan sehari-hari kita, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga pastilah tidak asing lagi buat mereka, karena LPG ini akan digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak. Namun apakah LPG tersebut? LPG adalah singkatan dari liquefied petroleum gas yang berarti gas minyak bumi yang dicairkan. LPG merupakan campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari minyak mentah dan natural gas serta komponen utamanya adalah propana (C3H8) dan butana (C4H10).

Propana mempunyai sifat sebagai bahan bakar yang portabel karena titik didihnya sangat rendah, yaitu:“ -44 F atau -42 C”. Itu berarti bahwa pada suhu yang sangat rendah sekalipun, propana akan segera menguap setelah dilepaskan dari wadah bertekanan nya ke udara atmosfer. Sehingga bahan bakar ini tidak memerlukan banyak peralatan untuk diuapkan atau dicampurkan dengan udara. Sebuah nosel sederhana saja sudah cukup.

pengetahuan dasar tentang LPGGas cair LPG ini akan disimpan di dalam tabung-tabung logam bertekanan, untuk mengantisipasi terjadinya ekspansi panas dari cairan yang dikandungnya, sehingga tabung LPG ini sengaja tidak diisi secara penuh. Dalam kondisi atmosfer, LPG akan berwujud dalam bentuk gas dan akan berubah menjadi cair ketika gas tersebut diberikan tekanan tinggi lalu temperature nya diturunkan. Volume LPG dalam bentuk cair akan lebih kecil jika dibandingkan dalam bentuk gas untuk berat yang sama.

Penemuan LPG pertama kali

Awalnya, industri natural gas memiliki banyak masalah dengan  senyawa yang terkandung dalam gas. Propana dan butana yang terkandung di dalam gas tersebut mempunyai sifat yang tidak stabil, mudah menguap dan menciptakan tekanan uap yang lebih tinggi ketika penyimpanan dan pengangkutan natural gas. Pada tahun 2010, seorang penemu dan ilmuwan yang bernama Dr Walter Snelling dan bekerja di US Geological Survey, mulai bereksperimen dengan “material condensed” tersebut. Pada tahun 1911, ia menghasilkan sampel propana dan butana dan juga telah membayangkan sistem penyimpanan dan pendistribusian untuk bahan bakar tersebut. Sehingga ia diberikan paten untuk metodenya dalam memproduksi LPG.

Kelebihan LPG

Sebagai perbandingan, di sini adalah bagaimana LPG lebih baik dibandingkan dengan bahan bakar lainnya dalam hal energi BTU (British Thermal Units):

  • Propana: 21.500 BTU per pon
  • Butana: 21.200 BTU per pon
  • Bensin: 17.500 BTU per pon
  • Batubara: 10.000 BTU per pon
  • Kayu: 7.000 BTU per pon

Bahaya LPG

Salah satu risiko penggunaan LPG adalah terjadinya kebocoran pada tabung atau pipa LPG sehingga jika terkena api maka dapat menyebabkan kebakaran dengan cepat. Pada awalnya, gas LPG tidak berbau, tetapi jika seperti itu maka akan sulit dideteksi apabila terjadi kebocoran pada tabung ataupun pipa gas. Solusi untuk masalah tersebut adalah menambahkan gas “mercaptan” yang baunya khas dan menusuk hidung. Langkah itu sangat berguna untuk mendeteksi bila terjadi kebocoran tabung gas.

Sifat LPG

  1. Gas tidak beracun, tidak berwarna dan biasanya berbau menyengat
  2. Sangat mudah terbakar baik dalam bentuk das maupun cair
  3. Cairan dapat menguap jika dilepas dan menyebar dengan cepat.
  4. Gas ini lebih berat dibanding udara sehingga akan banyak menempati daerah yang rendah. 

Jika artikel ini bermanfaat buat Anda, mohon untuk di Share because “Sharing is Caring”

Referensi :

  1. www.rigzone.com,
  2. id.wikipedia.org

COMMENTS

Loading Facebook Comments ...