5 Pertanyaan Menjebak Saat Wawancara Kerja

5-pertanyaan-menjebak-saat-wawancara-kerjaHallo jobseeker Indonesia!!!pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tips kepada Anda tentang 5 pertanyaan menjebak saat wawancara kerja. Masih ingatkan postingan sayasebelumnya tentang tes wawancara kerja. Ya sebenarnya tujuan dari tes wawancara itu sendiri adalah untuk menggali kepribadian Anda lebih jauh secara langsung. Jadi pada semua pertanyaan tersebut akan ada beberapa pertanyaan yang menjebak untuk mengetahui seberapa  peka kah Anda terhadap hal-hal yang sensitive.

Nah ini pengalaman saya dulu ketika tes wawancara kerja dan  saya menemukan pertanyaan menjebak seperti “ berapa gaji yang Anda inginkan?”, pertama kali saat saya ditanya pertanyaan ini saya bingung mau jawab gimana karena kalo salah bisa bisa saya dibilang mata duitan. Disini saya ingin berbagi pengalaman saya dulu, tetapi jangan ditelan mentah-mentah ya….mungkin Anda bisa tambah referensi lagi dari situs lain. Semoga pengalaman saya ini lumayan bermanfaat untuk Anda dalam tes kerja.

Berikut ini adalah pertanyaan menjebak saat wawancara kerja!

  • Berapa gaji yang Anda harapkan?

5-pertanyaan-menjebak-saat-wawancara-kerja1Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi Anda yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup. Maka Anda sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu tentang pasaran gaji pada posisi yang Anda lamar di perusahaan tersebut  agar Anda dapat memberikan jawaban yang tepat atas pertanyaan tersebut. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka seperti 5 sampai 6 juta, bukan angka tertentu.


Untuk referensi pasaran gaji bisa Anda lihat disini

  • Apa kelemahan Utama Anda?

Pertanyaan ini lumayan susah untuk dijawab karena apabila kita menyebutkan kelemahan kita maka secara tidak langsung kita menurunkan nilai jual kita. Jawablah pertanyaan di atas  dengan kejujuran berdasarkan kelemahan Anda, tapi ubah lah kelemahan Anda tersebut menjadi sebuah Kelebihan seperti “Saya ini bukan orang yang terlalu cerdas maka dari itu saya harus menyiapkan materi-materi tentang masalah tersebut sebelum saya mengerjakan nya” atau Anda juga bisa menjawabnya seperti ini ” saya itu orang nya cepat marah jika ada orang datang terlambat” atau “saya itu orang nya sering lupa jadi saya sering menulis note di HP tentang apa saja yang harus saya lakukan”

  • Mengapa Anda tertarik bekerja di perusahaan ini?

Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri Anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan teserbut. Cobalah mencari tahu terlebih dahulu tentang perusahaan dan posisi yang Anda lamar. Sebenarnya pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan seberapa besar inisiatif  Anda.

  • Mengapa Kami harus mempekerjakan Anda?

Pertanyaan ini memberikan peluang kepada Anda untuk “MENJUAL” diri Anda. jelaskan dengan jelas tentang kelebihan yang Anda miliki, prestasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Tetapi Anda juga harus sedikit hati-hati dalam menjelaskan , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi yang tinggi. Coba berikan jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki seperti “Ketika saya kuliyah saya aktif di sebuah organisasi dan saya juga sering ikut lomba, bedasarkan hal tersebut, saya pikir saya bisa bekerja di dalam tim/kelompok meskipun itu berada dalam kondisi under pressure. Disamping itu ketika saya kuliyah saya  juga mendapakan akademik yang bagus berdasarkan hal tersebut saya yakin bisa melaksanakan amanah atau tanggung jawab yang di berikan secara personal“.

  • Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?

Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis seperti”saya berhenti dari perusahaan terdahulu karena jauh dari keluarga”. Hindari  jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Jangan mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.

  •  Bagaimana Anda mengatasi sebuah masalah?

5-pertanyaan-menjebak-saat-wawancara-kerja2
Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggung jawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah. Contohnya: “ pertama, Saya harus mengenali masakah tersebut terlebih dahulu. Saya akan cari tahu penyebabnya apa, kapan & dimana tempat terjadinya, dan  bagaimana malah itu bisa terjadi. Kedua, Saya akan mempelajari masalah tersebut. Ketika saya telah mendapatkan data- data permasalah tersebut saya akan mempelajari karakteristik dari hal-hal tersebut dari buku atau internet.Setelah saya mempelajari karakteristik masalah tersebut saya akan coba untuk menyelesaikan nya berdasarkan apa yang telah saya pelajari. Ketiga, Ketika masalah tersebut belum terselesaikan maka saya akan mencoba mempelajari nya lebih detail lagi dan saya akan mencoba bertanya kepada ahli dalam bidang tersebut. Ketika saya menyelesaikan masalah ini untuk yang kedua kalinya harus sukses”.

Jika artikel ini bermanfaat buat Anda, mohon untuk di Share because “Sharing is Caring”

COMMENTS

Loading Facebook Comments ...